Keluhannya hampir selalu sama: setelah subwoofer dipasang, bass memang terasa, tetapi diikuti bunyi berderik dari arah bagasi dan pelat nomor yang bergetar. Masalahnya bukan pada subwoofer, melainkan pada panel di sekitarnya.
Mengapa panel bergetar
Frekuensi rendah membawa energi besar dan panjang gelombang yang panjang. Energi ini menggerakkan apa pun yang bisa bergerak: pelat bagasi, lantai bagasi, pelat nomor, hingga trim plastik yang klipnya sudah longgar. Bunyi yang Anda dengar adalah panel-panel itu, bukan subwoofernya.
Langkah pencegahan
- Redam pelat bagasi dan lantai bagasi. Damper butyl pada area terluas panel adalah langkah paling menentukan.
- Periksa dan kencangkan pelat nomor. Tambahkan bantalan karet pada dudukannya bila perlu.
- Ganti klip trim yang longgar. Klip yang sudah lelah adalah sumber bunyi berderik paling sering.
- Redam panel pintu bagasi bagian dalam. Panel ini lebar dan tipis, sehingga mudah ikut beresonansi.
- Pastikan boks subwoofer terikat kokoh. Boks yang bergeser tidak hanya berbunyi, tetapi juga berbahaya saat pengereman mendadak.
Pilihan boks dan pengaruhnya
Boks tertutup memberi bass yang lebih rapat dan terkendali, umumnya lebih ramah untuk kabin yang belum diredam menyeluruh. Boks ported menghasilkan tekanan lebih besar pada frekuensi tertentu, dan justru pada frekuensi itulah panel paling mudah ikut bergetar. Bila bagasi belum diredam, boks tertutup adalah pilihan yang lebih aman.
Penyetelan yang sering dilewatkan
Atur low pass filter pada rentang yang wajar, umumnya sekitar 80 Hz, agar subwoofer tidak memainkan frekuensi yang seharusnya ditangani speaker depan. Aktifkan subsonic filter untuk memotong frekuensi sangat rendah yang tidak terdengar tetapi tetap menggerakkan panel dan membuang daya. Terakhir, samakan level subwoofer dengan speaker depan; bass yang terlalu dominan adalah penyebab paling umum panel bergetar.
Urutan yang disarankan
Redam bagasi lebih dulu, pasang subwoofer setelahnya. Mengerjakan dengan urutan sebaliknya berarti membongkar ulang trim yang baru dipasang, dan setiap pembongkaran menambah risiko klip rusak serta bunyi baru.
Komentar (0)
Tulis KomentarBelum ada komentar. Jadilah yang pertama!